Boston Celtics Bangkit, Tundukkan Pelicans di Laga Perdana
visualisationmagazine – Boston Celtics akhirnya memetik kemenangan perdana musim NBA 2025 setelah menundukkan New Orleans Pelicans dengan skor meyakinkan 122–90 di Smoothie King Center, New Orleans, Selasa (28/10) waktu Indonesia.
Kemenangan ini menjadi titik balik penting bagi Boston yang sebelumnya menelan tiga kekalahan beruntun di awal musim.
Tim asuhan Joe Mazzulla tampil lebih solid dengan pertahanan ketat dan akurasi tembakan luar biasa. Celtics mampu menjaga dominasi di setiap kuarter, terutama di kuarter terakhir ketika mereka mencetak laju 31–4 dalam sembilan menit terakhir.
Anfernee Simons menjadi motor kemenangan dengan torehan 25 poin, termasuk enam kali tembakan tiga angka yang sukses. Payton Pritchard juga tampil impresif dengan 18 poin, sementara Luka Garza menambah 16 poin. Jaylen Brown dan Josh Minott turut menyumbang masing-masing 15 poin.
Pelicans, di sisi lain, belum menemukan ritme permainan terbaiknya. Absennya bintang utama Zion Williamson akibat cedera memar tulang kaki kiri sangat mempengaruhi performa tim. Jordan Poole menjadi pencetak poin terbanyak untuk Pelicans dengan 22 poin, disusul Derik Queen yang menambah 12 poin.
Boston tampil agresif sejak awal laga, namun Pelicans sempat memangkas jarak menjadi 91–86 lewat tembakan tiga angka Poole di kuarter keempat. Meski begitu, Simons kembali memimpin momentum kemenangan dengan rentetan tripoin yang mematikan harapan tim tuan rumah.
“Baca juga : 85 Negara Desak Pelarangan Total BPA di Forum PBB”
Simons menunjukkan perannya sebagai pengubah permainan di kuarter penutup. Dalam sembilan menit terakhir, ia mencetak 12 poin termasuk tiga tembakan tiga angka yang memastikan kemenangan besar Boston.
Permainannya yang tajam dari garis perimeter menjadi pembeda utama dibandingkan tiga laga sebelumnya, di mana Celtics kesulitan menjaga efisiensi serangan.
Pelatih Joe Mazzulla memuji performa para pemainnya yang mampu bangkit setelah awal musim yang mengecewakan. Ia menilai kemenangan ini menjadi momentum penting untuk mengembalikan kepercayaan diri tim.
“Tim menunjukkan karakter. Mereka tetap fokus meski tekanan tinggi. Inilah performa yang kami butuhkan sejak awal musim,” ujar Mazzulla seusai pertandingan.
Kemenangan besar ini juga menegaskan kembali kekuatan lini luar Boston yang sempat diragukan setelah kehilangan beberapa pemain kunci di offseason.
Dengan kemenangan ini, Celtics mencatatkan rekor 1–3 dan akan berusaha mempertahankan tren positif saat menjamu Cleveland Cavaliers pada Rabu (29/10).
Sementara itu, Pelicans yang belum meraih kemenangan (0–3) harus segera menemukan solusi atas inkonsistensi mereka, terutama di sektor pertahanan.
Jika Zion Williamson belum pulih, pelatih Willie Green perlu mencari alternatif untuk menjaga daya serang tim agar tetap kompetitif di pertandingan berikutnya.
Kemenangan ini menjadi bukti bahwa Boston masih menjadi salah satu tim dengan potensi besar di wilayah Timur. Dengan kombinasi talenta muda dan strategi yang disiplin, Celtics kini menatap laga selanjutnya dengan optimisme baru.
“Baca juga : Bos LPS dan Chairul Tanjung Dorong Literasi Keuangan Rakyat”
Visualisationmagazine.com - Kisaran gaji manajer Koperasi Desa Merah Putih menjadi perhatian publik setelah disebut memiliki…
Visualisationmagazine.com - Rehabilitasi sawah di sejumlah daerah dinilai masih berjalan lambat. Kondisi tersebut mendapat perhatian…
Visualisationmagazine.com - Perbandingan Gaji Operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) menjadi salah satu pekerjaan…
Visualisationmagazine.com - Menaker Dorong Pemerintah peningkatan kualitas hubungan industrial di sektor industri strategis melalui penandatanganan…
Visualisationmagazine.com - Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat setelah negosiasi diplomatik yang berlangsung beberapa…
Visualisationmagazine.com - Pemerintah menanggapi berbagai narasi yang menyebut kondisi ekonomi Indonesia menuju kekacauan atau…