visualisationmagazine – Timnas putri Taiwan menatap laga uji coba melawan Indonesia dengan penuh antusias sebagai bagian penting dari persiapan menuju Piala Asia Putri 2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Sabtu menjadi momentum bagi tim asuhan Prasobchoke Chokemor untuk mengukur kesiapan mereka menghadapi ajang besar tahun depan.
Pelatih Prasobchoke Chokemor menegaskan bahwa timnya sedang berada dalam fase intensif menuju Piala Asia Putri 2026 di Australia. Ia menyebut laga melawan Indonesia sebagai bagian strategis dari agenda persiapan. Dalam konferensi pers jelang pertandingan, ia menyatakan bahwa kesempatan bertanding di Indonesia sangat berarti bagi proses pembentukan tim. Chokemor menilai undangan uji coba tersebut memberi ruang bagi pemain untuk memperkuat kekompakan sekaligus memahami suasana pertandingan internasional.
Menurut Chokemor, pertandingan semacam ini membantu para pemain mengenal satu sama lain secara lebih mendalam. Ia juga menambahkan bahwa pengalaman menghadapi tim dari kawasan Asia Tenggara memberi nilai penting bagi adaptasi permainan. Pelatih berpengalaman itu memandang laga ini sebagai sarana untuk membangun ritme sekaligus mengevaluasi strategi sebelum menghadapi lawan-lawan kuat di Piala Asia mendatang.
Secara peringkat FIFA, Taiwan berada di posisi 42 dunia, jauh di atas Indonesia yang menempati peringkat 106. Perbedaan peringkat ini menunjukkan jarak kompetitif yang cukup besar. Pada pertemuan terakhir kedua tim di Kualifikasi Piala Asia Putri 2026 pada 5 Juli 2025, Taiwan mencatat kemenangan 2-1 di Indomilk Arena. Hasil tersebut menunjukkan keunggulan teknis Taiwan, tetapi juga membuktikan bahwa Indonesia mampu memberikan perlawanan kompetitif.
“Baca juga : DPR Tunda Pembahasan RUU Pemilu, Belum Masuk Prolegnas”
Taiwan Fokus Pada Persiapan Tim Jelang Uji Coba Kontra Indonesia
Timnas putri Taiwan menegaskan bahwa tujuan utama mereka dalam laga uji coba melawan Indonesia di Sleman bukanlah hasil akhir, melainkan proses pembentukan tim untuk menghadapi turnamen besar tahun depan. Pertandingan ini menjadi bagian penting dari persiapan menuju Piala Asia Putri 2026 yang akan berlangsung di Australia.
Pelatih Prasobchoke Chokemor menyampaikan bahwa skor tidak menjadi prioritas untuk timnya. Ia menekankan pentingnya memahami atmosfer pertandingan serta mendorong motivasi para pemain. Dalam konferensi pers jelang laga, Chokemor menjelaskan bahwa tim datang untuk memperkuat mental dan menemukan ritme permainan yang lebih stabil. Menurutnya, laga seperti ini membantu membangun fondasi kuat bagi performa tim di ajang internasional.
Chokemor juga menilai perkembangan signifikan yang ditunjukkan timnas putri Indonesia di bawah pelatih Akira Higashiyama. Ia menyebut munculnya beberapa pemain diaspora sebagai faktor yang meningkatkan kualitas permainan Indonesia. Dari sudut pandang pelatih asal Thailand itu, kedua tim telah mengalami perubahan komposisi pemain sejak pertemuan terakhir. Hal ini membuat uji coba kali ini menjadi kesempatan ideal untuk melakukan evaluasi sekaligus menguji adaptasi strategi.
Dalam pertemuan sebelumnya di Kualifikasi Piala Asia Putri 2026, Taiwan menang 2-1 atas Indonesia. Namun, Chokemor menilai pertandingan kali ini akan menghadirkan dinamika berbeda karena kedua tim sedang berada dalam fase pembenahan. Ia menegaskan bahwa fokus utamanya adalah memastikan Taiwan mengambil langkah positif menuju Piala Asia mendatang.
Pemain Taiwan, Chen Ying Hui, menambahkan bahwa seluruh skuad dalam kondisi bugar setelah menjalani pemusatan latihan intensif. Ia menyampaikan bahwa para pemain ingin menikmati pertandingan sambil memaksimalkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik. Menurut Chen, laga uji coba ini memberikan ruang bagi pemain untuk memperdalam pemahaman taktik dan meningkatkan chemistry tim.
“Baca juga : Kapolri Mutasi Ketua KPK dan Kepala BNPT dalam Rotasi Jabatan”




Leave a Reply