Kalideres Masih Alami Puncak Arus Balik Libur Nataru

visualisationmagazine.com – Puncak arus balik libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di Terminal Bus Kalideres, Jakarta Barat, diperkirakan masih berlangsung hingga Minggu (4/1). Kepala Terminal AKAP Kalideres, Nur Prasetyo, menyebut jumlah penumpang pada puncak arus balik bisa mencapai 1.000 hingga 1.300 orang.

“Untuk jumlah penumpang bisa 1.000-1.300 orang,” kata Nur Prasetyo saat dihubungi, Sabtu. Ia menambahkan, puncak arus balik diperkirakan terjadi hari ini dan besok.

Jika dibandingkan tahun lalu, jumlah penumpang pada tanggal 2 Januari mengalami penurunan sekitar 9,56 persen. Pada periode yang sama tahun lalu, jumlah penumpang tercatat 1.436 orang, sedangkan tahun ini lebih sedikit, yakni sekitar 1.300 orang.

Posko Terpadu dan Kesiapan Transportasi

Untuk memastikan kelancaran arus balik, posko terpadu hingga posko kesehatan tetap beroperasi hingga Senin (5/1). “Untuk Nataru ini, TNI dan Polri menambahkan jangka waktu BKO di Posko Terpadu sampai 5 Januari 2026,” jelas Nur.

Terminal Kalideres juga menyiapkan kendaraan dan fasilitas pendukung lainnya agar arus balik penumpang berjalan aman. Selama masa libur panjang, pengaturan lalu lintas di sekitar terminal diperketat agar tidak terjadi antrean panjang atau kemacetan parah.

Baca juga: “Polres Garut Atur Arus Kendaraan di Jalur Nasional”

Uji Laik Jalan Bus Jelang Nataru

Sebelum Nataru, sebanyak 340 unit bus mengikuti “ramp check” atau uji laik jalan di Terminal Kalideres. Dari jumlah tersebut, 16 bus dinyatakan belum laik jalan. Penyebabnya beragam, mulai dari ban gundul, lampu mati, hingga pengereman yang tidak maksimal.

“Ada 16 unit bus yang tidak lulus uji karena belum mengganti ban yang gundul, lampu mati, hingga fungsi pengereman kurang maksimal,” kata Nur. Ia menekankan kendaraan yang belum layak tidak akan diberangkatkan sebelum diperbaiki.

Selain itu, terminal juga mengimbau operator bus untuk memastikan semua peralatan keselamatan, termasuk alat pemadam api ringan dan sabuk pengaman, tersedia dan berfungsi baik. Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko kecelakaan selama arus balik.

Dampak dan Pengaturan Arus Balik

Arus balik Nataru di Jakarta Barat, khususnya di Kalideres, merupakan salah satu titik utama kepadatan transportasi. Terminal ini menjadi pintu masuk utama bagi penumpang yang kembali dari wilayah Jabodetabek, Jawa Tengah, dan sekitarnya.

Jumlah kendaraan yang keluar-masuk terminal, termasuk bus antar kota antar provinsi, dipantau secara ketat. Setiap bus yang beroperasi wajib memenuhi standar keselamatan dan kenyamanan. Kebijakan ini sekaligus menjadi langkah pencegahan kecelakaan dan gangguan lalu lintas di sekitar terminal.

Pengelola terminal juga memanfaatkan sistem informasi digital untuk memantau jumlah penumpang dan jadwal keberangkatan. Dengan cara ini, antrean bisa diatur lebih efisien dan pengendalian arus balik lebih optimal.

Dengan prediksi puncak arus balik hingga besok dan persiapan terminal yang matang, diharapkan perjalanan penumpang dari Nataru kembali ke Jakarta berlangsung lancar dan aman. Posko terpadu, uji laik jalan bus, dan koordinasi TNI-Polri menjadi faktor kunci kelancaran transportasi di Terminal Kalideres.

Pemantauan terus dilakukan hingga seluruh arus balik selesai, sekaligus menjadi evaluasi bagi pengelola transportasi untuk menghadapi libur panjang di masa depan.

Baca juga: “Truk Mogok Melintang Jalan di Kalideres Jakbar, Lalin Macet”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *