visualisationmagazine.com – PT Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan elpiji bersubsidi tabung 3 kilogram di Kudus Raya dalam kondisi aman.
Jaminan ini diberikan menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Wilayah Kudus Raya mencakup Kudus, Pati, Jepara, Rembang, dan Blora.
Pertamina menyiapkan langkah antisipatif menghadapi potensi lonjakan konsumsi masyarakat.
Libur panjang akhir tahun biasanya meningkatkan kebutuhan energi rumah tangga.
Elpiji menjadi salah satu kebutuhan utama selama perayaan Natal dan Tahun Baru.
Baca juga: “Polres Garut Atur Arus Kendaraan di Jalur Nasional”
Pertamina Patra Niaga menegaskan distribusi elpiji tetap berjalan normal selama periode Nataru.
Tidak ada penghentian operasional pada seluruh rantai pasok elpiji bersubsidi.
Kebijakan ini bertujuan menjaga kenyamanan dan keamanan masyarakat.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan membeli elpiji sesuai kebutuhan.
Antisipasi Lonjakan Konsumsi Elpiji di Kudus Raya
Pertamina menyiapkan tambahan pasokan elpiji 3 kilogram secara fakultatif.
Total pasokan yang disiapkan di Kudus Raya mencapai 333.968 tabung.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kenaikan konsumsi musiman.
Lonjakan biasanya terjadi saat libur panjang dan aktivitas keluarga meningkat.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, menyampaikan hal tersebut.
Pernyataan disampaikan melalui keterangan tertulis di Kudus.
Ia menjelaskan tambahan pasokan bersifat fleksibel dan terukur.
Tujuannya memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
Menurut Pertamina, peningkatan pasokan menjadi langkah preventif.
Langkah ini penting untuk mencegah kelangkaan di tingkat konsumen.
Pertamina ingin memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran.
Rincian Distribusi Elpiji 3 Kg di Setiap Kabupaten
Pertamina merinci distribusi elpiji 3 kilogram di setiap kabupaten Kudus Raya.
Kabupaten Kudus mendapat alokasi sebanyak 69.182 tabung.
Kabupaten Pati memperoleh pasokan terbesar, yaitu 88.486 tabung.
Kabupaten Jepara menerima alokasi sebanyak 80.036 tabung.
Kabupaten Rembang memperoleh pasokan 43.076 tabung elpiji.
Kabupaten Blora mendapat alokasi sebanyak 53.188 tabung.
Seluruh alokasi disesuaikan dengan pola konsumsi masing-masing wilayah.
Data historis konsumsi menjadi dasar perhitungan distribusi.
Pertamina memastikan seluruh pasokan disalurkan melalui jalur resmi.
Pangkalan dan agen tetap beroperasi selama libur Nataru.
Pengawasan distribusi dilakukan secara berlapis dan berkelanjutan.
Pengamanan Pasokan Elpiji di Jawa Tengah dan DIY
Selain Kudus Raya, Pertamina juga menambah pasokan di wilayah lain.
Tambahan elpiji 3 kilogram disalurkan ke seluruh Jawa Tengah dan DIY.
Total tambahan pasokan mencapai 3.145.278 tabung.
Jumlah ini meningkat sekitar tujuh persen dari konsumsi normal harian.
Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta memperoleh alokasi sekitar 345 ribu tabung.
Sisa pasokan tambahan disalurkan ke berbagai daerah di Jawa Tengah.
Pertamina memetakan wilayah dengan potensi konsumsi tinggi.
Daerah wisata dan perkotaan menjadi perhatian utama.
Taufiq menegaskan Pertamina melakukan pengamanan energi menyeluruh.
Langkah ini mencakup elpiji, BBM, dan produk energi lainnya.
Tujuannya menjaga stabilitas pasokan selama periode libur nasional.
Imbauan Pembelian di Pangkalan Resmi Sesuai HET
Pertamina mengimbau masyarakat membeli elpiji di pangkalan resmi.
Langkah ini penting agar harga tetap sesuai ketentuan pemerintah.
Harga Eceran Tertinggi elpiji 3 kilogram di Jateng dan DIY sebesar Rp18.000.
Imbauan ini bertujuan mencegah praktik penjualan di atas HET.
Oknum tertentu kerap memanfaatkan momen libur panjang.
Pertamina meminta masyarakat melaporkan jika menemukan pelanggaran harga.
Saluran pengaduan resmi tetap dibuka selama Nataru.
Pertamina juga mengingatkan elpiji 3 kilogram diperuntukkan bagi kelompok tertentu.
Sasaran utamanya rumah tangga miskin dan pelaku usaha mikro.
Penggunaan tepat sasaran membantu menjaga ketersediaan stok.
Ketersediaan Bright Gas untuk Kebutuhan Non-Subsidi
Selain elpiji bersubsidi, Pertamina menyiapkan pasokan Bright Gas.
Bright Gas tersedia dalam kemasan kaleng, tabung 5,5 kilogram, dan 12 kilogram.
Produk ini disiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat umum.
Pertamina memprediksi konsumsi Bright Gas meningkat saat pergantian tahun.
Aktivitas memasak dan acara keluarga biasanya meningkat.
Termasuk kegiatan bakar-bakaran saat malam tahun baru.
Pertamina memastikan stok Bright Gas dalam kondisi aman.
Distribusi dilakukan secara rutin dan terpantau.
Masyarakat diharapkan mempertimbangkan penggunaan elpiji non-subsidi sesuai kebutuhan.
Komitmen Pertamina Jaga Kenyamanan Masyarakat
Pertamina menegaskan komitmen menjaga pasokan energi nasional.
Khususnya selama momentum penting seperti Natal dan Tahun Baru.
Pengamanan pasokan menjadi bagian dari tanggung jawab pelayanan publik.
Dengan tambahan pasokan dan pengawasan distribusi, Pertamina optimistis.
Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dapat berjalan lancar.
Masyarakat diharapkan dapat merayakan liburan tanpa kekhawatiran energi.
Pertamina akan terus melakukan evaluasi selama periode Nataru.
Langkah cepat akan diambil jika terjadi dinamika di lapangan.
Ke depan, Pertamina berkomitmen meningkatkan keandalan distribusi energi nasional.
Baca juga: “Penjualan Gas Elpiji 5 Kg di palu Normal”




Leave a Reply