visualisationmagazine – Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung menurunkan 2.000 personel gabungan untuk mengamankan pertandingan Grup G AFC Champions League II antara Persib Bandung dan Selangor FC. Laga ini akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kamis (23/10) pukul 19.00 WIB.
Langkah pengamanan besar ini diambil karena pertandingan bertaraf internasional tersebut diperkirakan akan dihadiri ribuan suporter dari kedua tim. Kepala Polrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan berbagai instansi agar pertandingan berlangsung tertib dan aman.
“Kami mendapat laporan bahwa hingga hari ini sudah terjual kurang lebih 18.000 tiket. Maka dari itu, pengamanan kami kuatkan. Sekitar 2.000 personel kami kerahkan untuk mengamankan area sekitar GBLA,” kata Budi saat dikonfirmasi di Bandung.
Personel gabungan tersebut terdiri dari anggota Polri, TNI, dan petugas keamanan tambahan dari panitia pelaksana. Mereka akan ditempatkan di berbagai titik strategis, mulai dari pintu masuk stadion, area tribun, hingga jalur menuju lokasi pertandingan. Polrestabes juga menyiapkan tim pengurai massa dan patroli berkuda untuk memastikan keamanan tetap terkendali.
“Baca juga : Strava Ungkap 3 Merek Sepatu Lari Terpopuler di Indonesia”
Personel Polisi Terapkan Tiga Titik Penyekatan Menuju Stadion GBLA
Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung menyiapkan pengamanan berlapis untuk laga Persib Bandung melawan Selangor FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kamis (23/10) malam. Sebagai bagian dari rencana pengamanan, tiga titik penyekatan akan diberlakukan untuk mengatur dan menyaring arus penonton menuju area stadion.
Menurut Kasatlantas Polrestabes Bandung AKBP Wahyu Pristha, titik penyekatan tersebut berada di Babakan Sayang, Rancanumpang, dan Cimencerang. Langkah ini bertujuan memastikan hanya penonton yang memiliki tiket resmi yang bisa masuk ke area stadion. “Kami akan melakukan penyekatan di tiga lokasi utama untuk mengatur arus dan menyaring penonton,” kata Wahyu.
Setelah melewati pos penyekatan, penonton akan diarahkan menuju area stadion dan kembali menjalani pemeriksaan di pintu masuk tribun. Pemeriksaan tersebut meliputi penggeledahan barang bawaan, pengecekan gelang tiket, dan validasi tiket elektronik. Petugas juga akan memastikan tidak ada penonton yang membawa barang berbahaya atau melanggar peraturan stadion.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi pengamanan terpadu yang dikoordinasikan oleh Polrestabes Bandung bersama panitia pelaksana pertandingan. Dengan diperkirakan lebih dari 18.000 tiket terjual, pihak kepolisian menegaskan pentingnya pengawasan ketat untuk menjaga keamanan dan kenyamanan selama pertandingan berlangsung.
“Baca juga : AS Suntik Dana ke Intel, Kini Kuasai 9,9% Saham Perusahaan”




Leave a Reply